
Jakarta – Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang kaya akan vitamin, mineral, dan asam lemak penting. Namun, manfaat tersebut hanya bisa diperoleh jika ikan yang dikonsumsi masih dalam kondisi segar. Karena itu, penting mengetahui cara memilih ikan berkualitas sebelum membelinya di pasar.
Ikan yang sudah kehilangan kesegarannya bukan hanya mengalami penurunan rasa dan tekstur, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Untungnya, kesegaran ikan dapat dikenali melalui beberapa ciri sederhana yang bisa diamati menggunakan mata, penciuman, dan sentuhan.
Mengutip Times of India (11/7/2026), ada beberapa indikator yang dapat membantu memastikan ikan masih layak dikonsumsi.
1. Mata Terlihat Bening dan Menonjol
Bagian mata menjadi salah satu petunjuk paling mudah untuk diperiksa. Ikan yang baru ditangkap umumnya memiliki mata yang jernih, mengilap, serta sedikit menonjol. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa jaringan tubuh ikan masih segar.
Sebaliknya, mata yang tampak keruh, cekung, atau berwarna keabu-abuan menandakan ikan telah disimpan cukup lama sehingga kualitasnya mulai menurun.
2. Warna Insang Masih Merah Cerah
Perhatikan pula bagian insang. Ikan segar memiliki insang berwarna merah terang atau merah muda dan masih tampak lembap.
Jika warnanya berubah menjadi kecokelatan, abu-abu, atau terlihat kering, kemungkinan proses pembusukan sudah mulai terjadi. Saat berbelanja di pasar, pembeli dapat meminta penjual membuka bagian insang agar kondisinya bisa diperiksa secara langsung.
3. Daging Padat dan Elastis
Tekstur daging juga menjadi penanda penting. Daging ikan yang masih segar terasa padat dan kenyal. Ketika ditekan perlahan menggunakan jari, permukaannya akan kembali ke bentuk semula.
Sebaliknya, apabila bekas tekanan tetap terlihat atau daging terasa lembek, kondisi tersebut menunjukkan kualitas ikan mulai menurun akibat kerusakan jaringan.
4. Kulit Mengilap dengan Sisik Melekat Kuat
Bagian luar ikan juga dapat memberikan gambaran mengenai kesegarannya. Kulit ikan segar biasanya tampak mengilap, lembap, dan memiliki warna cerah sesuai jenisnya. Sisiknya pun masih menempel kuat pada tubuh.
Sebaliknya, kulit yang kusam, berlendir tebal, atau sisiknya mudah terlepas menjadi tanda bahwa ikan sudah tidak lagi berada dalam kondisi terbaik. Lendir alami pada ikan segar umumnya tipis dan bening, bukan keruh maupun berlebihan.
5. Aroma Tidak Menyengat
Kesegaran ikan juga bisa dikenali dari aromanya. Ikan yang masih segar umumnya hanya mengeluarkan bau ringan yang menyerupai aroma air laut.
Apabila tercium bau amis yang sangat tajam, asam, atau menyerupai amonia, sebaiknya hindari membeli ikan tersebut. Aroma tersebut menandakan aktivitas bakteri sudah meningkat sehingga mutu ikan telah menurun.
Dengan memperhatikan kondisi mata, insang, tekstur daging, kulit, hingga aromanya, konsumen dapat lebih mudah memilih ikan segar. Langkah sederhana ini membantu memastikan ikan yang dibawa pulang memiliki kualitas baik sekaligus aman untuk dikonsumsi.
