
Jakarta – Minum kopi di pagi hari sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Namun, bagi mereka yang rutin mengonsumsi vitamin atau suplemen, muncul pertanyaan apakah keduanya aman dikonsumsi dalam waktu berdekatan.
Kopi memang memiliki berbagai manfaat, seperti membantu meningkatkan energi dan fokus. Akan tetapi, kandungan aktif di dalamnya, seperti kafein dan tanin, diketahui dapat berinteraksi dengan beberapa zat gizi tertentu.
Interaksi tersebut berpotensi memengaruhi proses penyerapan vitamin dan mineral dalam tubuh. Meski tidak selalu menimbulkan efek langsung, kebiasaan minum kopi bersamaan dengan vitamin bisa membuat manfaat suplemen kurang maksimal.
Dilansir dari Health, berikut penjelasan mengenai hubungan konsumsi kopi dan vitamin.
1. Kopi dapat memengaruhi penyerapan beberapa nutrisi
Kandungan polifenol dalam kopi, termasuk tanin, dapat berikatan dengan sejumlah mineral penting seperti zat besi, kalsium, magnesium, seng, dan fosfor.
Ketika terjadi ikatan tersebut, tubuh menjadi lebih sulit menyerap mineral secara optimal. Dampaknya bisa lebih terasa jika seseorang memiliki asupan nutrisi yang kurang mencukupi.
Selain mineral, konsumsi kopi dalam jumlah tinggi juga pernah dikaitkan dengan perubahan kadar vitamin B, terutama folat. Namun, para peneliti menyebut masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dampaknya secara pasti.
Jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan dibarengi pola makan seimbang, pengaruh kopi terhadap penyerapan nutrisi umumnya tergolong ringan.
2. Zat besi menjadi nutrisi yang paling terpengaruh
Dari berbagai nutrisi, zat besi termasuk yang paling rentan terhadap pengaruh kopi.
Kopi mengandung polifenol yang dapat menghambat penyerapan zat besi non-heme, yaitu jenis zat besi yang banyak ditemukan pada makanan nabati seperti sayuran dan kacang-kacangan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi dapat mengurangi penyerapan zat besi dalam jumlah cukup besar, tergantung jenis kopi dan kadar polifenol di dalamnya.
Selain zat besi, kafein juga dapat meningkatkan pengeluaran kalsium melalui urine. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi berpengaruh pada kesehatan tulang, terutama bagi orang yang memiliki asupan kalsium rendah.
Kopi juga dapat mengurangi ketersediaan zinc atau seng bagi tubuh, meskipun efeknya tidak sebesar pada zat besi.
3. Atur jarak waktu antara kopi dan vitamin
Salah satu cara agar manfaat vitamin tetap optimal adalah mengatur waktu konsumsinya.
Minum kopi bersamaan dengan suplemen yang mengandung mineral seperti zat besi, kalsium, magnesium, dan zinc sebaiknya dihindari karena dapat mengganggu penyerapannya.
Para ahli menyarankan memberi jeda sekitar satu jam atau lebih antara konsumsi kopi dan suplemen mineral.
Selain memperhatikan waktu, jumlah konsumsi kopi harian juga perlu dikontrol. Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan beberapa efek samping, seperti rasa gelisah, jantung berdebar, hingga gangguan tidur.
4. Tidak semua vitamin terganggu oleh kopi
Meski kopi dapat memengaruhi beberapa nutrisi, bukan berarti semua vitamin harus dijauhkan dari kopi.
Vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A dan E umumnya tidak menunjukkan gangguan penyerapan yang signifikan akibat konsumsi kopi.
Begitu pula dengan vitamin C dan vitamin B12 yang termasuk vitamin larut air. Kedua vitamin tersebut relatif tidak banyak terpengaruh oleh kafein.
Beberapa suplemen lain seperti omega-3 dan probiotik juga masih dapat dikonsumsi bersama kopi. Namun, tetap penting mengikuti aturan konsumsi yang tertera pada produk.
5. Cara terbaik mengatur konsumsi kopi dan vitamin
Agar kebutuhan nutrisi tubuh tetap terpenuhi, hindari mengonsumsi kopi bersamaan dengan suplemen mineral penting.
Vitamin larut lemak seperti A, D, E, dan K sebaiknya dikonsumsi bersama makanan yang mengandung lemak sehat agar penyerapannya lebih baik.
Sementara itu, kopi tetap boleh dinikmati sebagai bagian dari rutinitas harian selama jumlahnya tidak berlebihan.
Pada akhirnya, menjaga pola makan bergizi seimbang dan mengatur waktu konsumsi suplemen menjadi faktor utama dalam memastikan tubuh mendapatkan manfaat nutrisi secara maksimal.
