
Jakarta – Belakangan ini media sosial, khususnya TikTok, diramaikan dengan tren minum air hangat saat perut masih kosong pada pagi hari. Banyak konten mengklaim kebiasaan tersebut mampu membuat perut tampak lebih rata, mengurangi rasa kembung, hingga membantu proses detoksifikasi tubuh.
Sejumlah kreator bahkan mengaku melihat perubahan pada bentuk perut setelah rutin mengonsumsi air hangat setiap pagi. Video-video bertema serupa pun mendapat jutaan penayangan dan membuat banyak orang penasaran untuk mencobanya.
Namun, benarkah manfaat tersebut telah terbukti secara ilmiah?
Mengutip My San Antonio, ahli kesehatan pencernaan dari UT Health San Antonio, Dr. Cari Sorrell, mengatakan bahwa hingga kini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan air hangat memiliki kemampuan khusus untuk mengatasi perut kembung atau membuat perut menjadi lebih rata.
Menurutnya, manfaat yang dirasakan sebagian orang lebih mungkin berasal dari kebiasaan memenuhi kebutuhan cairan tubuh, bukan karena suhu air yang diminum.
“Tidak ada bukti pasti bahwa air panas atau air hangat merupakan solusi ajaib untuk mengatasi kembung maupun gangguan pencernaan,” jelas Dr. Sorrell.
Ia menerangkan bahwa tubuh secara alami mulai kembali aktif setelah seseorang bangun tidur. Salah satu respons normal yang muncul adalah meningkatnya aktivitas saluran pencernaan, termasuk dorongan untuk buang air besar.
Karena itu, minum air putih pada pagi hari dapat membantu menjaga hidrasi sehingga proses pencernaan berjalan lebih lancar. Manfaat tersebut tetap bisa diperoleh baik dari air hangat maupun air bersuhu normal.
Dr. Sorrell juga menanggapi anggapan bahwa air hangat mampu membantu proses detoksifikasi. Ia menegaskan tubuh sebenarnya telah memiliki mekanisme alami untuk membuang zat-zat sisa.
Menurutnya, organ seperti hati dan ginjal telah menjalankan fungsi penyaringan serta pembuangan limbah tanpa memerlukan bantuan air hangat maupun minuman tertentu.
Ia juga menjelaskan bahwa menambahkan perasan lemon ke dalam air tidak memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. Fungsi utamanya lebih kepada memberikan rasa segar sehingga seseorang terdorong untuk minum air lebih banyak.
Meski begitu, kebiasaan mengonsumsi air putih setelah bangun tidur tetap disarankan sebagai bagian dari pola hidup sehat. Yang perlu diperhatikan adalah suhu air yang diminum. Air yang terlalu panas dapat melukai jaringan di mulut, tenggorokan, hingga kerongkongan apabila dikonsumsi berulang kali.
Oleh karena itu, jika ingin minum air hangat, pastikan suhunya tetap aman dan nyaman untuk diminum. Selain menjaga kecukupan cairan, kesehatan sistem pencernaan juga lebih dipengaruhi oleh pola makan bergizi seimbang, konsumsi serat yang cukup, aktivitas fisik secara rutin, serta gaya hidup sehat secara keseluruhan.
