BERITAKAMPUS — Jakarta – Rektor Universitas Indonesia Heri Hermansyah mengatakan, 7 Calon Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) 2025-2028 merupakan aset yang memiliki dan membesarkan institusi, alumni dan bangsa Indonesia. Hal disampaikan usai bertemu bersama para kandidat calon ketua umum ILUNI UI di Plataran Darmawangsa Jakarta, Rabu (27/8).
“Tentunya, para calon Ketua Umum ILUNI UI periode ini kontestannya jumlahnya 7 orang. Mereka semua adalah aset-aset Universitas Indonesia, alumni yang bermanfaat, prominent, memiliki jaringan luas, memiliki willingness untuk memajukan universitas dan juga ekosistem alumni,” ungkap Heri.
Heri optimistis, siapapun yang terpilih menjadi Ketum ILUNI UI 2025-2028 akan membesarkan UI, alumni dan bangsa. Terutama, mengawal sejumlah program prioritas seperti dana abadi UI dan pengembangan kawasan UI menjadi produktif.
“Memberikan dampak yang besar untuk membantu universitas, juga membantu alumni untuk mobilitas vertikal maupun horizontal, ada program prioritas dana abadi UI, ada program prioritas pengembangan kawasan UI menjadi lebih produktif yang pada akhirnya kita bisa membantu mahasiswa kita yang kelak akan jadi alumni menjadi lebih berdaya, lebih nyaman dengan berbagai akses pendidikan yang lebih menunjang serta mereka juga bisa berprestasi dan mendapatkan akses pendidikan tanpa khawatir dengan biaya UKT,” ungkap Heri.
Komitmen Kuat Membangun UI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5319594/original/079718100_1755566772-WhatsApp_Image_2025-08-19_at_01.45.55.jpeg)
Sementara itu, Boni Hargens salah satu Calon Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) 2025-2028, menegaskan, siapapun yang terpilih menjadi Ketua Umum ILUNI UI harus berkomitmen untuk memperkuat UI, alumni dan bangsa Indonesia. Menurut dia, keberadaan ILUNI UI harus bermanfaat bagi diri sendiri, bangsa dan negara.
“Siapapun yang menang nanti harus memikirkan UI dan juga alumni dan Indonesia sebagai payung besar kita, rumah kita,” ujar Boni dalam kesempatan tersebut.
Boni menyampaikan, ketujuh kandidat memiliki gagasan atau komitmen yang mengarah kepada keberpihakan pada kepentingan UI dan bangsa. Karenanya, Boni mengusung visi-misi Boni untuk menjadikan ILUNI UI laboratorium gagasan, mengawal pemerintahan demi mewujudkan Indonesia berdaulat, sejahtera dan cerah.
“Alumni UI bisa terlibat langsung menyelesaikan persoalan-persoalan dasar masyarakat, seperti pengangguran, kemiskinan, dan pendidikan yang kurang.Nah kita berharap nanti lulusan UI ini, bukan hanya menjadi bagian dari lapangan pekerjaan, tapi dia juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan, mendukung pemerintah dalam menciptakan kesejahteraan umum,” harap Boni.
Sebagai pengamat politik senior, Boni mendorong optimisme, bahwa pemerintah akan terus bekerja dengan baik ke depan.
“ILUNI sebagai bagian dari civil society harus mendukung mimpi besar tersebut. Tujuannya, agar semua orang punya harapan bahwa Indonesia ini pasti cerah,” dia menandasi.