
Jakarta – Pernah merasa mata berat dan tubuh kehilangan tenaga setelah menyantap makanan? Kondisi tersebut cukup umum terjadi dan sering disebut sebagai food coma.
Rasa mengantuk setelah makan tidak selalu berarti makanan yang dikonsumsi buruk. Tubuh memang membutuhkan energi untuk menjalankan proses pencernaan. Namun, jenis makanan, jumlah porsi, waktu makan, hingga kualitas tidur dapat menentukan seberapa kuat rasa lelah yang muncul.
Makanan yang tinggi lemak atau karbohidrat, misalnya, dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sekaligus memengaruhi perubahan kadar gula darah.
Dikutip dari Men’s Health, berikut sejumlah faktor yang dapat membuat tubuh terasa lebih lemas setelah makan.
1. Porsi Makanan Terlalu Banyak
Semakin besar jumlah makanan yang masuk ke tubuh, semakin banyak pula proses yang harus dilakukan sistem pencernaan.
Makan dalam porsi besar dapat membuat tubuh terasa penuh, berat, dan mengantuk. Kondisi tersebut bisa semakin terasa apabila makanan yang dikonsumsi juga tinggi lemak atau karbohidrat.
Konsumsi alkohol bersamaan dengan makanan dalam jumlah besar juga dapat memperburuk rasa lelah. Alkohol dapat memengaruhi kontrol diri dan membuat seseorang cenderung mengonsumsi makanan dalam jumlah lebih banyak.
Karena itu, memperhatikan ukuran porsi merupakan salah satu cara sederhana untuk menjaga energi setelah makan.
2. Komposisi Makanan Kurang Seimbang
Tidak hanya jumlah makanan, kandungan nutrisi di dalam satu porsi juga berpengaruh. Makanan yang minim protein dan serat dapat membuat kadar gula darah lebih mudah berubah.
Serat membantu memperlambat proses pencernaan sekaligus mendukung pengendalian gula darah. Sementara protein membantu memberikan rasa kenyang dan menjaga asupan nutrisi tetap seimbang.
Ahli gizi Nancy Farrell Allen, R.D.N., menyebut serat juga mendukung proses pencernaan. Sumber protein seperti ikan, unggas, dan kacang-kacangan dapat menjadi pilihan untuk melengkapi menu.
Menurut Dr. Mandal, idealnya makanan terdiri dari kombinasi protein, serat, dan sumber lemak sehat dalam proporsi yang sesuai kebutuhan.
3. Terlalu Banyak Lemak dan Karbohidrat
Menu yang mengandung lemak dan karbohidrat dalam jumlah tinggi dapat membuat tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk mencernanya.
Karbohidrat juga dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat setelah makan. Pada sebagian orang, perubahan kadar gula darah yang cepat kemudian dapat diikuti rasa lelah atau mengantuk.
Sementara itu, makanan tinggi lemak cenderung dicerna lebih lambat sehingga rasa kenyang dan penuh dapat bertahan lebih lama.
Dr. Mandal menjelaskan bahwa konsumsi makanan tinggi lemak dan karbohidrat juga dapat memengaruhi hormon seperti cholecystokinin yang berkaitan dengan rasa kenyang.
4. Perubahan Gula Darah dan Respons Insulin
Setelah makan, kadar gula darah secara alami mengalami perubahan. Tubuh kemudian melepaskan insulin untuk membantu mengatur kadar glukosa tersebut.
Pada kondisi tertentu, perubahan gula darah yang cukup cepat dapat membuat seseorang merasa lemas atau kurang bertenaga.
Orang yang mengalami gangguan regulasi gula darah, termasuk resistensi insulin, mungkin merasakan efek tersebut lebih kuat. Jika rasa lelah setelah makan terjadi terus-menerus atau disertai gejala lain, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.
Beberapa masalah kesehatan lain, seperti hipotiroidisme, insomnia, dan sleep apnea, juga dapat berkontribusi terhadap rasa lelah pada siang hari.
5. Waktu Makan Tidak Selaras dengan Pola Tidur
Rasa mengantuk setelah makan juga dapat dipengaruhi oleh ritme sirkadian, yaitu sistem alami tubuh yang mengatur siklus tidur dan bangun.
Pada siang hari, tubuh secara alami dapat mengalami penurunan kewaspadaan, terutama sekitar pertengahan hingga akhir siang. Jika makan siang dilakukan terlalu larut, rasa kantuk yang muncul bisa terasa semakin kuat.
Kualitas tidur pada malam sebelumnya juga berpengaruh. Kurang tidur dapat membuat tubuh lebih mudah lelah sekaligus memengaruhi pilihan makanan dan jumlah makanan yang dikonsumsi.
Allen menjelaskan bahwa kurang tidur dapat mendorong seseorang memilih makanan tertentu yang terasa lebih menenangkan, sehingga terbentuk siklus antara kurang tidur, pola makan kurang baik, dan rasa lelah.
Cara Menjaga Energi Setelah Makan
Rasa mengantuk sesekali setelah makan merupakan hal yang normal. Namun, beberapa kebiasaan dapat membantu mengurangi rasa lemas, seperti menjaga ukuran porsi, memperbanyak makanan berserat, memilih sumber protein yang baik, serta tidak berlebihan mengonsumsi makanan tinggi lemak dan karbohidrat.
Selain itu, tidur yang cukup dan menjaga jadwal makan tetap teratur juga penting untuk membantu mempertahankan energi sepanjang hari.
Jika rasa lelah setelah makan sangat sering terjadi, terasa berlebihan, atau disertai keluhan lain, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mencari penyebabnya.
